Selasa, 07 Juni 2011

Cara Memperkuat Keimanan Kepada ALLAH SWT


Cara memperkuat iman kita kepada Allah SWT dapat kita lakukan dengan banyak cara salah satunya dengan sering berdzikir kepada Allah dan selalu mentaati perintahnya. Iman yang kuat pada dasarnya merupakan hasil dari proses ‘mencintai Allah’, dan harus dipahami juga bahwa proses mencintai ini bukan merupakan proses sekali saja, namun merupakan sebuah proses yang berkelanjutan alias terus menerus.

Dalam kehidupan di jaman sekarang ini banyak orang yang lupa dengan agamanya atau orang yang mengaku beragama islam hanya di KTP. Mereka banyak meninggalkan syariat islam dan lebih mementingkan dunia mereka. Meninggalkan iman dan banyak juga orang – orang yang lemah tingkat imannya. Apalagi kondisi ini dialami oleh generasi muda yang seharusnya menjunjung tinggi iman malah banyak yang terjerumus kedalam kenakalan dan meninggalkan agama.sebagian dari mereka ada yang Dugem(duduk Gembira),minum minuman keras,tawuran,dan parahnya lagi banyak dari mereka yang sudah dalam dekapan Narkoba. Semuanya ini didasari oleh iman yang lemah di dalam hati mereka masing-masing,berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan iman kepada allah :

1.      Bergaul dengan orang-orang yang baik
Bergaulah dengan teman-teman yang baik dan tidak mendorong kepada keburukan, walaupun tidak mudah untuk bisa memperoleh teman yang baik, cobalah untuk mencarinya, setelah kita usaha jangan lupa untuk berdoa, InsyAllah akan mudah jalan-nya.
Nabi Muhammad saw menyeru pada umat muslim agar kita bergaul dengan golongan kita,yaitu golongan orang-orang ahli ibadah dan orang yang beriman juga menjauhi orang-orang yang tidak buruk perilakunya yang tidak bisa untuk di ajak kebaikan. Jika seseorang bergaul dengan orang golongannya yaitu golongan orang beriman maka ia akan terhindar dari perbuatan tercela.
Saya mempunyai cerita tentang hal ini. Ada soerang anak yang lahir di keluarga muslim dan berkelakuan baik. Ayahnya,ibunya,adeknya dan begitupun juga dengan tetangga di sekelilingnya. Kelakuan anak itupun juga baik dan taat beribadah. Pada umur 17 itu merupakan umur petaka baginnya. Ia melanjutkan kuliah di salah satu Universitas di Indonesia.Dia bergaul dengan temannya yang beda agama setiap hari dengan mereka sampai akhirnya ia lupa dengan Allah karena banyak menghabiskan waktu bersama temannya yang non islam itu. Sampai akhirnya ia juga mempunyai pacar seorang yang beragama nasrani dan meraka berpacaran yang menjurus pada perzinaan,setelah beberapa bulan ia akhirnya hamil,kemudian ia meminta sang pacar untuk bertanggung jawab,pacarnya berpesan bahwa ia mau untuk bertanggung jawab asalkan ia memeluk agama yang sama dengannya.dari sisi lain keluarganya tidak meridhoi hubungan tersebut lalu di usirlah ia dari keluargnya.
Cerita ini membuktikan bahwa kita harus pandai –pandai untuk memilih sahabat untuk diri kita sendiri.selain menjaga diri kita,berteman dan bergaul dengan orang yang baik juga dapat menggerakkan kita untuk menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemunkaran.
2.      Mengatur Hati dan pikiran
Hal yang paling berpengaruh untuk menata iman adalah harus menata hati dan pikiran kita dengan tidak mengedepankan keegoisan diri sendiri,selalu berpikir untuk meningkatkan iman kepada Allah SWT. Mengatur hati dan pikiran dalam hal ini adalah mengelola hati agar tetap terkontrol dengan menjaga diri dari emosi yang mungkin timbul pada saat kita bergaul dan tidak sependapat dengan orang lain.
Coba untuk mengatur hati dan pikiran hanya kepada hal yang terkait dengan pelajaran di kampus dan Islam, sibukkan diri kita dengan hal-hal tersebut, bagaimana caranya? salah satu cara yang sering saya gunakan adalah dengan menantang diri saya sendiri untuk mempelajari suatu hal dalam kurun waktu tertentu.
Hal yang saya pilih untuk dipelajari adalah segala sesuatu yang saya alami atau akan saya hadapi, misal saya harus bepergian jauh minggu depan, maka saya menantang diri saya sendiri untuk harus bisa paham hukum safar (bepergian) sebelum saya berangkat. Jadi dalam kurun waktu 1 minggu tersebut saya gunakan untuk mencari dan mempelajari mengenai hukum safar.

3.      3.Memperbanyak membaca / mendengarkan Al-Quran
Al-quran adalah lembaran –lembaran atau mushaf yang di turunkan oleh allah untuk umat manusia melalui nabi Muhammad saw sebagai pedoman hidup manusia agar terjaga dari segala tipu daya setan dan selalu berbuat kebaikan.
Sebagai umat muslim sudah sepatutnya kita membaca dan sekaligus mendengarkan pembacaan Al-quran.sebagai cara meningkatkan iman kita terhadap Allah SWT dan sebagai senjata kita untuk berdakwah amar ma’ruf nahi munkar.di dalam Al-quran ada banyak ilmu yang dapat kita ambil untuk menyelesaikan banyak masalah dalam diri kita.sesungguhnya umat islam yang meninggal dalam keadaan masih dalam perjalanan menyelesaikan (khatam) Al-quran,ia tidak akan di hisab amal keburukannya dan langsung di angkat dalam surga.
Coba anda menyusun target dalam diri anda untuk menyelesaikan atau khatam Al-quran dalam waktu 1 tahun,setiap selesai sholat secara istiqamah juga mencoba  membaca terjemahannya dan mencoba untuk menjalankan aturan - aturan di dalamnya.

4.      Perbanyak membaca buku-buku Islam

Isi waktu luang dengan membaca buku islam (biasa di lakuakan dengan mendengarkan murottal Al-quran/radio islami )carilah buku buku islami dengan topic yang disenangi ,selain itu buku islam ilmiah (non fiksi)antara lain cerpen,atau puisi islami.
Karena pada dasarnya semua hal saling berhubungan dalam islam ,maka sekali kita mempelajari satu topik cepat atau lambat semua topic akhirnya akan kita pelajari dengan baik juga.
Mencoba untuk memecahkan pemasalahan sosial dengan pengetahuan islam /ilmu dalam islam pada dasarnya harus di wujudkan dalam pemahaman serta sikap dan tingkah laku tidak bisa kita hanya mengetahui saja tanpa kita melakukan sesuatu.karena setiap ilmu akan di mintai pertanggung jawabannya. Maka jadikanlah ilmu yang kita miliki bermanfaat.
Lihat sekitar anda,pasti aka nada cukup banyak masalah yang dapat kita selesaikan dengan islam,missal member santunan kepada fakir dan miskin,mensholatkan dan mengurus jenazah ,memakmurkan masjid danm menegakkan syariat islam.
Anda dapat melakukannya sendirian atau lebih bagus bila berkelompok,karena akan memperkuat hati kita (dengan banyaknya teman) dan sekaligus mengasah pemahaman kita serta dalam waktu bersamaan turut berjuang di jalan Allah dengan menegakkan Islam

    5.    Cobalah berinterkasi langsung dengan masyarakat,
Dalam kehidupan di masyakat banyak ilmu yang dapat kita ambil dari berbagai maslah yang terdapat di dalamnya. Lingungan masyakat adalah sebuah lapangan bagi kita untuk mempraktekan segala imu yang anda dapatkan jika sudah melaksanakan semua hal –hal yang ada di atas. Kita dapat beraksi langsung dalam bershodaqah,berinfaq,mengluarkan zakat atau kita terlibat langsung dalam kegiatan dalam lingkungan di desa kita ,misalnya kita terlibat langsung dengan gotong - royong mebangun masjid,jembatan ,poskamling maupun ketika terlibat juga dalam hal pengurusan jenazah dari memandingan ,mensholatkan dan menguburkannya.

5 komentar:

  1. monggo..silakan..
    asalkan cantumkan alamat blog saya sebagai reverensi ya..daripada ntr ada yg complain

    BalasHapus
  2. maksih gan,
    main ke blog saya ya
    http://mf-muhammadfajar.blogspot.com

    BalasHapus
  3. terima kasih ...ya..saya pasti mampir ke Blog anda..mari kita sama-sama sharing Ilmu..

    BalasHapus